kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Hapus SKCK, seleksi CPNS hemat Rp 600 miliar


Kamis, 18 September 2014 / 14:30 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi Gojek menyediakan fitur beli tiket KRL Jogja-Solo PP dyaitu Go-Transit, begini cara belinya!


Reporter: Fahriyadi | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Proses reformasi birokrasi yang digagas sejak tahun lalu dianggap sudah dirasakan manfaatnya. Salah satu reformasi birokrasi yang dilakukan adalah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negeri dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dalam membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Wakil Menteri PAN-RB, Eko Prasojo mengatakan tahun 2014 ini seleksi CPNS sudah berbasis komputer untuk 485 instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Salah satu yang paling menonjol adalah dihapusnya kewajiban CPNS untuk melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan kartu tanda pendaftaran pencari kerja atau kartu kuning.

Selain itu, surat keterangan sehat juga tak perlu dilampirkan saat mendaftar, dan bisa diserahkan ketika peserta CPNS lolos ke tahap berikutnya."Perubahan ini menjadi lebih efisien. Dalam hitungan kami ini akan menghemat Rp 200.000 per orang. Jika pelamar CPNS berjumlah 3 juta orang berarti penghematan capai Rp 600 miliar," ujarnya,

Eko bilang reformasi birokrasi seperti ini akan terus dilakukan dan disempurnakan dalam waktu mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×