kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Gula rafinasi diizinkan dijual di pasar konsumsi


Senin, 26 September 2016 / 18:58 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pememerintah kembali cari cara untuk stabilisasi harga pangan. Dua komoditas yang menjadi sasaran adalah gula dan daging sapi. Seperti diketahui, dua komoditas itu saat ini masih melonjak harganya.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, untuk menekan harga gula tersebut pemerintah akan memperbolehkan perusahaan gula rafinasi untuk menjual untuk pasar konsumsi. Syaratnya, harga gula Rp 12.500 per kilogram (kg).

Tidak dapat dipungkiri, selama ini masih banyak gula rafinasi yang bocor dan ditemukan di pasar konsumsi. "Sekarang kita bilang buka saja yang ada. Tapi kita harus ada roadmap ke depan," kata Enggartiasto, Senin (26/9).

Sementara itu untuk sapi bakalan, impornya dipersyaratkan harus dengan sapi indukan. Perbandingannya 1:5. Untuk saat ini sudah ada tiga perusahaan yang telah mengajukan impor untuk jumlah sapi bakalan sebanyak 300 ekor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×