kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Gubernur BI Beberkan Progres Rupiah Digital


Selasa, 05 Maret 2024 / 15:11 WIB
Gubernur BI Beberkan Progres Rupiah Digital
ILUSTRASI. Gubernur BI Perry Warjiyo


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjoyo membeberkan mengenai progres penerapan mata uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currency (CBDC).

Perry menyebut, saat ini pihaknya masih dalam tahap untuk memilih teknonologi yang akan digunakan untuk implementasi Rupiah Digital.

"Kami tengah memfinalisasi proof of concept tahap pertama Rupiah Digital. Kami masih memilih teknologi yang akan dipakai," ujar Perry dalam acara Mandiri Investment Forum 2024, Selasa (5/3).

Untuk tahap pertama, Perry menyebut, pihaknya akan mengeluarkan Rupiah Digital untuk ritel sebagai sirkulasi uang tunai. Hanya saja, Perry tidak menyebutkan kapan Rupiah Digital akan mulai diluncurkan.

"Kami masih memilih wholesale perbankan yang terbesar. Melalui tahap ini kami kemudian akan mendistribusikan Rupiah Digital dan memberikan perizinan kepada para pelaku usaha terbesar untuk memasuki era ritel entah dengan open account atau dengan aset digital lainnya," katanya.

Baca Juga: Gubernur BI Pede Pilpres Satu Putaran Dorong Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5,1%

Diberitakan sebelumnya, Deputi Gubernur BI Juda Agung menyampaikan, saat ini piloting Rupiah Digital terus dilakukan di sisi internal. Di samping itu, progres rupiah digital juga masih dalam tahap konseptual desain atau proof of concept.

“Sekarang di BI sedang dalam proses konseptual desain, proof of concept, dengan menggunakan simulasi-simulasi dari sisi internal di BI,” tutur Juda dalam Economic Outlook 2024, Kamis (29/2).

Juda memastikan bahwa penerapan CBDC atau rupiah digital masih belum  diimplementasikan pada tahun ini.

“(2024 akan diluncurkan?) Saya kira belum, kita masih terus melakukan piloting-piloting,” ungkapnya.

Adapun rupiah digital nantinya akan menggantikan fiat money, uang kertas dan logam. Akan tetapi, penggantian yang fiat ke rupiah digital akan dilakukan secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×