kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Golkar: Pemberi uang suap juga harus dituntaskan


Rabu, 01 September 2010 / 18:26 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Partai Golkar meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom. Tidak hanya penerima suap saja yang ditetapkan jadi tersangka tetapi juga harus pemberi uang suap ini. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan reputasi KPK dipertaruhkan untuk menetapkan pemberi suap dalam kasus ini.

"Ketika KPK belum menyentuh sumber semua aib ini yakni sang pemberi suap. Reputasinya menjadi taruhan," ujar Priyo, Rabu (1/9). Walaupun dalam kasus ini ada 10 nama politisi Partai Golkar yang tersangkut dalam kasus ini, Priyo mengatakan tidak akan mengintervensi kinerja KPK. "Apa boleh buat, kita hormati. Saya kira ini posisi kami menunggu," ujarnya. Tetapi dia menegaskan agar kasus ini harus tuntas sampai pemberi uan suapnya.

Sebelumnya, KPK sudah menetapkan 26 anggota DPR periode 1999-2004 menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap ini. Dari 26 tersangka itu ada 10 nama politisi partai berlambang pohon beringin yang tersangkut. Seperti mantan Menteri Bappenas Paskah Suzzeta, anggota BPK TM Nurlif dan mantan anggota BPK Baharudin Aritonang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×