kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Gempa 6 SR di Banda Aceh tak berpotensi tsunami


Selasa, 22 Januari 2013 / 08:12 WIB
ILUSTRASI. Setelah ramai di media sosial, model baru Toyota Avanza terpantau sudah didaftarkan secara resmi.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gempa dengan kekuatan 6 Skala Richter terjadi pada Selasa (22/1) pukul 05.22 WIB di Lokasi 5,49 derajat Lintang Utara dan 95,21 derajat Bujur Timur mengguncang wilayah Baratdaya Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa pusat gempa di 15 km baratdaya Kota Banda Aceh, 35 km barat laut Kab. Aceh Besar, 36 km barat daya Kota Sabang Aceh.

"Pusat gempa berada di laut sekitar Pulau Penasi antara Banda Aceh dan Pulau Breueh, dengan kedalaman 84 km. Tidak berpotensi tsunami," kata Sutopo pada Selasa (22/1).

Sutopo menambahkan, gempa dirasakan keras selama 2 detik sampai 5 detik oleh masyarakat di sekitar Lhoknga, Peukanbada, Ulelhee, Banda Aceh. Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah.

"25 menit kemudian diikuti oleh gempa susulan 5,1 SR, pada tempat yang hampir sama dengan kedalaman 16 km," tandas Sutopo.

Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan. BPBD Aceh masih melakukan pemantauan. Saat ini sebagian masyarakat masih berada di luar rumah dan sebagian telah menjalankan aktivitasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×