kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Freeport tak bagi dividen, pendapatan BUMN turun


Selasa, 25 Maret 2014 / 10:37 WIB
ILUSTRASI. Cara filter komentar negatif di postingan Instagram.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pendapatan pemerintah yang disumbang oleh anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tahun 2013 gagal memenuhi target yang diharapkan.

Wakil Menteri BUMN Muhammad Yasin mengatakan dari target yang diharapkan sebesar Rp 150 triliun, perusahaan pelat merah hanya berhasil memenuhi sekitar Rp 140 triliun-Rp 142 triliun.

"Beberapa BUMN (tak mencapai target) karena harga ekspor yang pada turun di pertambangan dan perkebunan. Kemudian Freeport juga tidak menyetor deviden," kata Yasin kepada Kontan, kemarin (25/3).

Menurutnya, sudah sejak 2 tahun terakhir perusahaan tambang itu tak menyetorkan deviden kepada pemerintah. Kata Yasin, biasanya Freeport memberikan setoran ke negara sekitar Rp 1,5 triliun per tahun. Sayangnya ia tak menjelaskan lebih lanjut alasan tidak menyetorkan deviden tersebut.

Sebelumnya sekitar pertengahan tahun lalu Kementerian BUMN pernah memastikan bahwa PT Freeport Indonesia bakal menyetor deviden Rp 1,5 triliun. Kata Sekertaris Kementerian BUMN Umam Apriyanto Putro hal itu diketahui dari surat yang dikirimkannya ke pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×