kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Fahri Hamzah laporkan dua pimpinan PKS ke BPDO


Selasa, 12 Januari 2016 / 07:36 WIB
Fahri Hamzah laporkan dua pimpinan PKS ke BPDO


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, melaporkan dua orang petinggi PKS ke Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) PKS, Senin (11/1) malam.

Dua petinggi partai yang dimaksud adalah Wakil Sekretaris Jenderal PKS Mardani Ali Sera serta Ketua DPP PKS Bidang Politik Hukum dan HAM Al Muzzammil Yusuf.

Keduanya, menurut Fahri, adalah orang yang membuat keadaan internal PKS menjadi kacau.

Keadaan kacau yang dimaksud yakni karena mereka melaporkan Fahri ke BPDO atas tuduhan membela Setya Novanto terlalu berlebihan. Mereka juga meminta Fahri untuk mundur dari kursi pimpinan DPR RI.

"Menurut saya, keributan ini mereka yang buat. Kok jadi saya yang malah dituduh. Ya, saya laporkan mereka balik," ujar Fahri di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Nomor 82, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin malam.

Fahri tidak menyebutkan apakah laporan itu diterima oleh BPDO atau tidak. Dia juga tidak menjelaskan tanggapan BPDO atas laporan itu.

Fahri hanya berharap BPDO menindaklanjuti laporannya tersebut agar kedua petinggi PKS itu merasakan apa yang dia rasakan pula.

"Ya, apa boleh buat. Jadi beginilah caranya. Ya, mudah-mudahan semuanya mendapatkan pelajaran," ucap Fahri.

Laporan tersebut dilayangkan di sela-sela dirinya diperiksa BPDO, Senin malam, terkait laporan Mardani dan Muzzammil.

Dalam pemeriksaan, Fahri mengaku menyampaikan klarifikasi atas laporan kedua petinggi PKS itu. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×