kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.939   104,00   0,58%
  • IDX 6.299   -76,31   -1,20%
  • KOMPAS100 819   -14,09   -1,69%
  • LQ45 623   -9,92   -1,57%
  • ISSI 219   -2,18   -0,99%
  • IDX30 345   -5,37   -1,53%
  • IDXHIDIV20 429   -4,96   -1,14%
  • IDX80 93   -1,50   -1,58%
  • IDXV30 117   -1,48   -1,24%
  • IDXQ30 111   -1,66   -1,48%

Erick Thohir pilih polisi penangkap Tommy Soeharto jadi deputi Kementerian BUMN


Selasa, 04 Februari 2020 / 23:22 WIB
ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir saat peresmian landasan pacu tiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), East Connection Taxiway (ECT), terminal tiga, dan gedung VIP Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Kamis (23/1/2020). 


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Pria lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1985 ini pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

Saat masih bekerja di lingkungan kepolisian, Carlo pernah tergabung dalam Tim Kobra yang dibentuk untuk mengungkap kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita.

Baca Juga: Erick Thohir tunjuk mantan petinggi Taspen jadi direktur Asabri

Dalam kasus tersebut, Carlo dan Tim Kobra berhasil menangkap Tommy Soeharto sebagai tersangkanya. Tommy merupakan putra bungsu mantan Presiden RI Soeharto.

Selain itu, Carlo juga pernah menangkap Panglima Front Pembela Islam (FPI) Machsuni Kaloko dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Saat menangani kasus tersebut, Carlo masih menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2008.

Penulis: Akhdi Martin Pratama

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Angkat Polisi Penangkap Tommy Soeharto Jadi Anak Buahnya"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×