kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Empat masalah mengganjal pembangunan KEK Sorong


Senin, 23 Juli 2018 / 11:22 WIB
ILUSTRASI. Luhut Pandjaitan di Jakarta Timur


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan mempercepat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong, Papua Barat. Cuma, masih terdapat empat kendala yang mengganjal KEK pertama di daerah Papua tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan, hambatan itu, pertama, Pelabuhan Arar yang belum beroperasi sebagaimana fungsinya. Untuk itu, Luhut sudah memerintahkan PT Pelindo IV mengelola pelabuhan di Kabupaten Sorong tersebut buat angkutan penumpang. Sementara untuk bongkar muat barang dialihkan ke pelabuhan Kota Sorong.

Kedua, industri yang mau masuk di KEK Sorong. Luhut bilang, sudah ada perusahaan yang ingin membangun smelter nikel. Tapi, pemerintah menginginkan investor tersebut tidak hanya fokus kepada nikel, juga bisa menghasilkan stainless steel serta carbon steel.

Ketiga, kendala listrik. Untuk mengoperasikan pabrik pengolahan dan pemurnian nikel, butuh pasokan setrum yang sangat besar. Hanya, pemerintah Sorong baru menyanggupi suplai listrik dengan membangun pembangkit tenaga gas bumi sebesar 17 megawatt (MW).

Keempat, air bersih. Cuma untuk masalah ini, Luhut menyebutkan, sudah ada sumber air bersih yang bisa memenuhi kebutuhan industri di KEK Sorong. Wakil Bupati Sorong Suka Harjono bilang, Pemerintah Sorong siap mengembangkan kawasan khusus tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×