kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Ekspor pertanian anjlok, Kemendag salahkan cuaca


Senin, 31 Oktober 2016 / 11:45 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Terjadinya El Nino dan La Nina menjadikan produksi komoditas pertanian di Indonesia turun tajam. Dampaknya, kinerja ekspor hasil pertanian anjlok.

Dalam data yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan tercatatkan ekspor pertanian untuk periode Januari sampai Agustus turun sekitar 14,8% dari tahun 2015 dalam periode yang sama. Berdasarkan nilainya, ekspor pertanian hanya sekitar US$ 2,3 miliar ditahun 2016, padahal ditahun 2015 mencapai US$ 2,8 miliar.

Hampir seluruh komoditas unggulan Indonesia mengalami penurunan. Seperti kopi, teh, dan rempah yang turun sekitar 26,9%, kakao turun 8,1%, karet dan barang dari karet turun 10,5% dari tahun sebelumnya.

Dody Edward Direktur Jendral Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan mengaku penurunan ekspor sejumlah komoditas pertanian ini karena dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak menentu, sehingga membuat hasil produksi petani tidak maksimal. "Kebanyakan dipengaruhi cuaca dan pengaruh El Nino," katanya pada KONTAN, Jumat (28/10).

Diprediksikan, penurunan ekspor hasil pertanian ini bakal terus merosot sampai dipenghujung tahun. Sayangnya, Dody belum mau menjelaskan seberapa besar penurunan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×