kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Ekspor Indonesia ke China turun 22,84%


Senin, 03 Maret 2014 / 15:24 WIB
Ekspor Indonesia ke China turun 22,84%
ILUSTRASI. Investor Reksadana Wajib Simak 4 Strategi Investasi ala Bareksa ini!


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kinerja ekspor non migas Indonesia ke negeri tirai bambu China melorot 22,84% pada Januari 2014. Meskipun begitu China tetap menjadi pangsa pasar nomor wahid untuk ekspor non-migas tanah air.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor ke China pada Januari 2014 sebesar US$ 1,82 miliar. Sebelumnya di Desember 2013 nilai ekspornya mencapai US$ 2,36 miliar.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono mengatakan turunnya ekspor Indonesia ke China akibat berlakunya Undang-Undang Minerba yang melarang ekspor mineral mentah atawa ore per 12 Januari 2014. "Ekspor bijih besi, bauksit ke China berkurang," ujar Adi di Jakarta, Senin (3/3).

Lihat, ekspor bijih, kerak dan abu ke China pada Januari tercatat US$ 178,92 juta. Nilai ini turun hingga 58,73% dibanding Desember 2013 yang ekspornya mencapai US$ 433,53 juta.

Tidak hanya terhadap China yang ekspornya melorot. Ekspor non migas Indonesia ke Jepang pun turun 14,22% karena ekspor tembaga yang turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×