kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Ekspor Desember 2025 Naik 11,64% YoY, Ditopang Nonmigas dan Industri Pengolahan


Senin, 02 Februari 2026 / 21:45 WIB
Ekspor Desember 2025 Naik 11,64% YoY, Ditopang Nonmigas dan Industri Pengolahan
ILUSTRASI. Neraca dagang pada November 2025 surplus (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia pada Desember 2025 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Nilai ekspor tercatat meningkat 11,64% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi US$ 26,35 miliar, dibandingkan US$ 23,60 miliar pada Desember 2024.

Kenaikan ekspor ini terutama ditopang oleh kinerja ekspor nonmigas yang mengalami lonjakan cukup tinggi. BPS mencatat nilai ekspor nonmigas pada Desember 2025 mencapai US$ 25,09 miliar atau naik 13,72% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 22,06 miliar.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa lonjakan ekspor pada akhir tahun 2025 didorong oleh sejumlah komoditas utama nonmigas yang mencatat pertumbuhan tajam.

Baca Juga: BPS Mencatat Ekspor CPO dan Besi-Baja RI Meningkat Sepanjang Tahun 2025

"Peningkatan nilai ekspor Desember didorong oleh peningkatan ekspor nonmigas. Kenaikan komoditas non migas yang naik cukup besar sekali lemak, minyak hewan, nabati naik 43,53% yoy," kata Ateng dalam konfrensi pers, Senin (2/2/2026).

Selain komoditas lemak dan minyak hewan serta nabati, ekspor nikel dan barang turunannya juga menunjukkan kinerja yang sangat kuat dengan pertumbuhan 59,92% yoy. Komoditas ini memberikan andil sebesar 0,23% terhadap kenaikan ekspor Desember.

Tak hanya itu, ekspor mesin dan perlengkapan elektronik beserta komponennya juga tumbuh tinggi, yakni 22,08% yoy, dengan kontribusi terhadap kenaikan ekspor mencapai 1,26%.

Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Desember 2025, total nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 282,21 miliar atau tumbuh 6,15% yoy. Kinerja positif ini terutama ditopang oleh ekspor nonmigas dari sektor industri pengolahan yang semakin dominan dalam struktur ekspor nasional.

Baca Juga: BPS Catat Deflasi 0,15% pada Januari 2026, Dipicu Penurunan Harga Cabai dan Ayam

"Ekspor kumulatif ini didoorng industri pengolahan yang naik cukup besar adalah CPO, nikel, semi konduktor dan komponen elektronik lainnya, serta bahan Kimia dasar organil yang bersumber dari hasil pertanian, serta barang perhiasan dan barang berharga," ungkap Ateng.

Kinerja ekspor yang kuat di penghujung 2025 ini memperlihatkan peran penting sektor hilirisasi dan industri pengolahan dalam memperkuat daya saing ekspor Indonesia di pasar global, sekaligus mengurangi ketergantungan pada ekspor komoditas mentah.

Selanjutnya: Wamenkes Sebut Virus Nipah Belum Sampai ke Indonesia

Menarik Dibaca: Fiesta Ajak Pasangan Eksplor Agar Hubungan Seks Tak Membosankan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×