kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.817   -1,00   -0,01%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ekspektasi Konsumen Terhadap Prospek Ekonomi ke Depan Meningkat


Selasa, 08 November 2022 / 19:02 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung menenteng keranjang untuk berbelanja pakaian pada pembukaan toko UNIQLO Heritage Bandung di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/10/2022). Ekspektasi Konsumen Terhadap Prospek Ekonomi ke Depan Meningkat.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan terpantau menguat. Ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) Oktober 2022 sebesar 128,3 atau lebih besar dari 126,1 pada September 2022. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengungkapkan, menguatnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan terutama didorong oleh ekspektasi terhadap kegiatan usaha dan penghasilan. 

Namun, ada satu komponen yang menurun dibandingkan bulan sebelumnya. 

“Ekspektasi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja pada 6 bulan ke depan terindikasi sedikit turun, tetapi masih dalam level optimistis,” terang Erwin dalam laporan Survei Konsumen BI, Selasa (8/11). 

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Ekonomi Negara Besar Semakin Melemah dari Berbagai Indikator

Ekspektasi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja mencatat indeks sebesar 126,7 atau turun 1,6 poin dari bulan sebelumnya. Meski begitu, ini masih berada di zona optimistis atau indeks di atas 100. 

Berdasarkan tingkat pendidikan, ekspektasi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja terpantau menurun pada hampir seluruh kelompok responden, kecuali pada kleompok responden dengan pendidikan sarjana. Dari sisi usia, penurunan tercatat pada responden dengan usia di bawah 40 tahun. 

Sedangkan ekspektasi kegiatan usaha ke depan nampak meningkat. Indeksnya tercatat 125,8 atau naik 7 poin dari bulan sebelumnya. Indeks naik pada seluruh kelompok pengeluaran responden, tertinggi pada responden dengan pengeluaran Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta per bulan. 

Selain itu, indeks terpantau meningkat pada hampir seluruh kelompok usia responden, dengan peningkatan tertinggi pada responden berusia 51 tahun hingga 60 tahun. 

Baca Juga: BI: Optimisme Masyarakat Meningkat pada Oktober 2022

Sejalan dengan ini, ekspektasi konsumen terhadap penghasilan ke depan terindikasi meningkat. Indeksnya tercatat 132,3 atau naik 1,1 poin dari bulan sebelumnya. 

Berdasarkan pengeluaran, peningkatan ekspektasi konsumen terhadap penghasilan tercatat pada hampir seluruh kelompok pengeluaran responden, tertinggi pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 3,1 juta hingga Rp 4 juta per bulan. 

Sedangkan dari sisi usia, ekspektasi terhadap penghasilan ke depan naik pada sebagian besar kategori usia responden. 

Baca Juga: Sektor Manufaktur Zona Euro dalam Resesi, Aktivitas Turun Lebih Tajam dari Perkiraan

Lebih lanjut, peningkatan IEK terjadi pada sebagian besar kota yang disurvei, tertinggi di Samarinda dengan kenaikan 16,0 poin, diikuti Banten dengan kenaikan 13,7 poin, serta MEdan yang naik 9,3 poin. 

Dengan kenaikan ini, IEK turut memperkuat keyakinan konsumen secara keseluruhan. Terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat 120,3 atau lebih tinggi dari 117,2 pada bulan sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×