kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.219   -46,54   -0,56%
  • KOMPAS100 1.158   -9,96   -0,85%
  • LQ45 831   -8,54   -1,02%
  • ISSI 295   -1,34   -0,45%
  • IDX30 433   -2,69   -0,62%
  • IDXHIDIV20 518   -3,07   -0,59%
  • IDX80 129   -1,12   -0,85%
  • IDXV30 143   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 140   -1,10   -0,78%

Ekonom UI: Investor membutuhkan kepastian usaha hingga 30 tahun


Selasa, 18 Desember 2018 / 15:58 WIB
Ekonom UI: Investor membutuhkan kepastian usaha hingga 30 tahun
ILUSTRASI. ANALISIS - Berly Martawardaya


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minimnya investasi ditengah permintaan minyak dan gas bumi (Migas) yang tinggi menyulut kenaikkan ekspor. Ekonom Universitas Indonesia (UI) Berly Martawardaya bilang banyak ketidakpastian dalam investasi sektor Migas. 

Padahal investor membutuhkan kepastian 20 tahun hingga 30 tahun. "Indonesia rankingnya agak bawah dari kemudahan investasi Migas," ujar Berly usai menghadiri Seminar Nasional Persaingan Usaha, Selasa (18/12).

Berly bilang banyaknya UU yang dibatalkan dan diganti dengan Peraturan Pemerintah (PP) atau Peraturan Menteri (PM) membuat pengusaha ragu. Selain itu faktor menjelang pergantian pemerintahan pun membuat pengusaha cenderung menunggu.

Selain supply, tingginya permintaan juga menjadi masalah Indonesia. Tingginya pertumbuhan konsumsi kendaraan membuat konsumsi Migas ikut naik. "Setiap tahun bertambah 5 juta motor dan 1 juta mobil sehingga otomatis demandnya terus meningkat," terang Berly.

Oleh karena itu perlu ada pembenahan transportasi publik sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Selain itu transformasi transportasi listrik pun diperlukan untuk menurunkan konsumsi Migas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×