kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Ekonom Core proyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal III terkontraksi -3% sampai -4%


Rabu, 08 Juli 2020 / 18:15 WIB
ILUSTRASI. A 3D-printed coronavirus model is seen in front of a stock graph and the word 'Economy' on display in this illustration taken March 25, 2020. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 akan kontraksi 3,1% sampai 3,8%

Ini sejalan dengan perkiraan sejumlah lembaga internasional, yang meramal ekonomi Indonesia akan berada di kisaran -3% hingga -6% di periode April-Juni 2020.

Adapun Ekonom Core Piter Abdullah menilai prediksi Menkeu masih cukup optimistis. Ia pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2020 di kisaran -5% sampai -6% secara yoy.

Menurutnya, kontraksi di kuartal II ini disebabkan adanya pandemi Covid-19 yang memaksa untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga hal ini dinilai sangat berdampak signifikan pada seluruh aktivitas perekonomian di Indonesia. 

Baca Juga: Ketua Kadin: Pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2020 kontraksi 4%-6%

“Angka Bu menteri saya kira masih cukup optimis. Saya perkirakan pertumbuhan ekonomi kita akan lebih rendah dari itu dikisaran -5% sampai -6%,” ujar Piter saat dihubungi Kontan, Rabu (8/7).

Ia juga proyeksikan, di kuartal III-2020 ini optimistis akan membaik namun masih terkontraksi di kisaran -3% sampai -4% yoy.

Menurutnya, komponen pendorong adanya kontraksi tersebut disebabkan oleh aktivitas sosial ekonomi yang masih terbatas. Adapun konsumsi rumah tangga juga masih di bawah natas normal.

“Meskipun sudah ada pelonggaran PSBB tetapi tingkat konsumsi Masyarakat masih jauh menurun,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×