kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ekonom Core prediksikan Februari 2019 terjadi deflasi, ini penyebabnya


Rabu, 27 Februari 2019 / 13:21 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Stok sisa impor beras yang masih cukup, serta datangnya musim panen raya menyebabkan harga pangan terjaga. Kondisi ini menjadi pendorong utama terjadinya deflasi di Februari 2019.

"Kemungkinan deflasi tapi sangat tipis, lebih karena deflasi di kelompok volatile food," jelas Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (27/2).

Ada juga pengaruh turunnya harga bahan bakar minya (BBM) non-subsidi yang berlaku pada 10 Februari 2019 lalu. Namun, pengaruhnya kecil.

Selain itu, inflasi inti juga diperkirakan megalami penurunan karena adanya pelemahan daya beli. Namun, Faisal belum bisa menjelaskan penyebab pelemahan daya beli sebab pihaknya sedang melakukan kajian.

"Ini masih kami teliti, yang jelas banyak indikator mengarah ke sana," ujar Faisal.

Dengan demikian, Faisal memprediksi Februari 2019 deflasi 0,05% secara bulanan. Lebih rendah bila dibandingkan inflasi Februari tahun lalu yang sebesar 0,17% secara bulanan. Sehingga, inflasi keseluruhan tahunan 2019 diprediksi 3% hingga 4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×