kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ekonom CORE prediksi inflasi bulan September masih rendah


Minggu, 30 September 2018 / 12:37 WIB
Ekonom CORE prediksi inflasi bulan September masih rendah
ILUSTRASI. Direktur Penelitian Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah


Reporter: Martyasari Rizky | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah Redjalam memperkirakan, inflasi bulan September 2018 masih akan cukup rendah, berada di kisaran angka 0,05% sampai dengan 0,10%.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode yang sama tahun lalu inflasi berada di angka 0,13%. Artinya, inflasi pada bulan September tahun ini masih akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Inflasi pada bulan September ini, saya kira masih akan cukup rendah sepeti periode Agustus di kisaran 0,05% sampai dengan 0,10%," ujar Piter, Jumat (28/9).

Ia juga memperkirakan, faktor pendorong utama dari Inflasi bulan September, dikarenakan oleh faktor pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini.

Kendati demikian, Piter meyakini, administered price dan volatile food tidak akan mengalami lonjakan di tahun politik. Dikarenakan pemerintah telah menjanjikan tidak akan menaikan harga BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang merupakan komponen utama dari administered price.

Pemerintah juga akan gencar melakukan impor beras untuk menjaga ketersediaan pangan ke depannya, sehingga volatile foods akan tetap terjaga. Sementara itu, proyeksi inflasi sampai akhir tahun nanti diperkirakan masih akan tetap terjaga sesuai dengan yang ditargetkan pemerintah.

"Untuk sampai akhir tahun nanti, saya perkirakan di kisaran 3,5%. Dan yang perlu kita waspadai saat ini adalah pelemahan rupiah yang masih terus terjadi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×