kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.805   39,00   0,22%
  • IDX 6.398   -42,89   -0,67%
  • KOMPAS100 837   -5,22   -0,62%
  • LQ45 635   -4,83   -0,75%
  • ISSI 223   -2,16   -0,96%
  • IDX30 353   -2,84   -0,80%
  • IDXHIDIV20 440   -3,82   -0,86%
  • IDX80 95   -0,64   -0,67%
  • IDXV30 121   -0,64   -0,53%
  • IDXQ30 114   -1,06   -0,92%

DPR: Pelihara RMS, SBY harus ajukan protes ke Belanda


Selasa, 05 Oktober 2010 / 16:35 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua Komisi I DPR Mahfud Shiddiq mendukung pembatalan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda. Selanjutnya, dia mendesak Presiden SBY mengajukan protes ke Belanda karena memelihara gerakan Republik Maluku Selatan (RMS).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan, SBY harus memberikan tindakan ke Belanda agar tidak memelihara RMS. "Jika itu tidak dilakukan, alasan harga diri bangsa yang diungkapkan SBY hanya alasan yang dibuat-buat," kata Mahfud, Selasa (5/10).

Mahfud menilai, selama ini pemerintah Belanda memang memberikan ruang kepada RMS untuk tinggal dan membuat gerakan separatis di negeri kincir angin tersebut. "Ini jelas-jelas mengancam kedaulatan NKRI," ujarnya.

Asal tahu saja, Presiden SBY menunda kunjungan kenegaraan ke Belanda. Penundaan ini terkait dengan adanya peradilan gugatan RMS terhadap pemerintah Indonesia. Salah satu isi tuntutannya adalah penahanan terhadap SBY ketika berada di Negeri Kincir Angin tersebut.

SBY menilai, peradilan itu telah merendahkan harga diri bangsa. Apalagi, dia mengatakan, kunjungan itu atas undangan Ratu Beatrix dan Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×