kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

DPR: Pelihara RMS, SBY harus ajukan protes ke Belanda


Selasa, 05 Oktober 2010 / 16:35 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua Komisi I DPR Mahfud Shiddiq mendukung pembatalan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda. Selanjutnya, dia mendesak Presiden SBY mengajukan protes ke Belanda karena memelihara gerakan Republik Maluku Selatan (RMS).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan, SBY harus memberikan tindakan ke Belanda agar tidak memelihara RMS. "Jika itu tidak dilakukan, alasan harga diri bangsa yang diungkapkan SBY hanya alasan yang dibuat-buat," kata Mahfud, Selasa (5/10).

Mahfud menilai, selama ini pemerintah Belanda memang memberikan ruang kepada RMS untuk tinggal dan membuat gerakan separatis di negeri kincir angin tersebut. "Ini jelas-jelas mengancam kedaulatan NKRI," ujarnya.

Asal tahu saja, Presiden SBY menunda kunjungan kenegaraan ke Belanda. Penundaan ini terkait dengan adanya peradilan gugatan RMS terhadap pemerintah Indonesia. Salah satu isi tuntutannya adalah penahanan terhadap SBY ketika berada di Negeri Kincir Angin tersebut.

SBY menilai, peradilan itu telah merendahkan harga diri bangsa. Apalagi, dia mengatakan, kunjungan itu atas undangan Ratu Beatrix dan Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×