kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

DPR: Pelihara RMS, SBY harus ajukan protes ke Belanda


Selasa, 05 Oktober 2010 / 16:35 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua Komisi I DPR Mahfud Shiddiq mendukung pembatalan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda. Selanjutnya, dia mendesak Presiden SBY mengajukan protes ke Belanda karena memelihara gerakan Republik Maluku Selatan (RMS).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan, SBY harus memberikan tindakan ke Belanda agar tidak memelihara RMS. "Jika itu tidak dilakukan, alasan harga diri bangsa yang diungkapkan SBY hanya alasan yang dibuat-buat," kata Mahfud, Selasa (5/10).

Mahfud menilai, selama ini pemerintah Belanda memang memberikan ruang kepada RMS untuk tinggal dan membuat gerakan separatis di negeri kincir angin tersebut. "Ini jelas-jelas mengancam kedaulatan NKRI," ujarnya.

Asal tahu saja, Presiden SBY menunda kunjungan kenegaraan ke Belanda. Penundaan ini terkait dengan adanya peradilan gugatan RMS terhadap pemerintah Indonesia. Salah satu isi tuntutannya adalah penahanan terhadap SBY ketika berada di Negeri Kincir Angin tersebut.

SBY menilai, peradilan itu telah merendahkan harga diri bangsa. Apalagi, dia mengatakan, kunjungan itu atas undangan Ratu Beatrix dan Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×