kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

DPR Mulai Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI Besok, Keputusan Senin Depan


Kamis, 22 Januari 2026 / 17:28 WIB
DPR Mulai Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI Besok, Keputusan Senin Depan
ILUSTRASI. Komisi XI DPR gelar fit and proper test calon Deputi Gubernur BI. Jadwal padat hingga Senin malam, siapa yang akan terpilih memimpin kebijakan moneter? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi XI DPR RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) selama dua hari, yakni Jumat (23/1/2026) dan Senin (26/1/2026).

Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Misbakhun mengatakan, proses fit and proper test akan dimulai pada Jumat pagi dan dilanjutkan pada Senin siang.

“Fit and proper besok itu rencananya hari Jumat jam sembilan kita mulai. Dari tiga calon, kita mulai dari yang nomor tiga, yaitu Bapak Solikin M. Juhro,” kata Misbakhun saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: BI Targetkan QRIS Digunakan di 8 Negara Tahun Ini, China–Korsel Mulai Kuartal I 2026

Misbakhun menjelaskan, pada Jumat besok, hanya satu calon yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan karena keterbatasan waktu.

“Kenapa Jumat itu hanya satu? Karena harinya pendek, hari sebelum Jumatan, kemudian kita berikan kesempatan kepada satu calon,” ujarnya.

Sementara itu, dua calon lainnya akan menjalani fit and proper test pada Senin siang, sedangkan keputusan terkait calon yang terpilih akan diambil pada Senin malam.
Pada Senin siang, Komisi XI DPR RI akan memulai uji kelayakan dan kepatutan dengan calon bernomor urut dua, yakni Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

Setelahnya, uji kelayakan dan kepatutan akan dilanjutkan dengan calon nomor satu adalah Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono.

“Yang pertama yang nomor dua, karena kita ambil dari bawah, kedua, dan yang terakhir nomor satu,” kata Misbakhun.

Calon deputi gubernur BI

Diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono masuk dalam bursa calon Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, Thomas menjadi salah satu nama yang diusulkan pemerintah untuk mengisi posisi tersebut.

Baca Juga: BI Dinilai Sudah All Out Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Global

“Ada beberapa nama yang dikirimkan, salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah Pak Wamenkeu atas nama Pak Tommy Djiwandono,” kata Prasetyo di Istana, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Prasetyo menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat presiden (surpres) berisi nama-nama calon Deputi Gubernur BI kepada DPR RI untuk selanjutnya menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan.

Seiring masuknya nama Thomas dalam bursa calon Deputi Gubernur BI, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Thomas sudah tidak lagi menjadi bagian dari kepengurusan Partai Gerindra.

“Jadi efektif 31 Desember sudah mengajukan pengunduran diri dari pengurus partai, sehingga kalau ditanya sekarang, pertama sudah tidak di pengurus, kemudian memang yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri per 31 Desember 2025,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Selanjutnya: Saham Ini Tersengat Sentimen Proyek PSEL Danantara, Begini Strategis Investasinya

Menarik Dibaca: Katalog Promo Hypermart Dua Mingguan sampai 28 Januari 2026, Aneka Telur Diskon 10%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×