kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

DPR desak pemerintah usut penembakan TKI


Kamis, 13 September 2012 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Tenaga Kerja Indonesia kembali menjadi korban penembakan aparat polisi Malaysia di daerah Ipoh, Perak, Malaysia. Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq meminta pemerintah mengusut kasus tersebut.

Mahfudz meminta Kementerian Luar Negeri berkomunikasi dengan pemerintah Malaysia. "Harus ada tim investigasi khusus untuk melihat betul dan cek betul ini seperti apa," ucapnya, Kamis (13/9).

Dia sendiri mempertanyakan apakah ada unsur kesengajaan untuk menciptakan teror sistemik terhadap TKI di Malaysia. Sebab, dia menilai kejadian tersebut kerap terjadi namun tidak ditemukan penyelesaian hingga tuntas.

Sebelumnya, Kepolisian Diraja Malaysia diduga menembak lima orang WNI, yang dituding melakukan tindak pidana perampokan. Kelima orang itu adalah Osnan, Hamid, Diden, Noh, dan Joni. Noh dan Joni tewas ditembus peluru panas lantaran diduga merampok di wilayah Ipoh Perak, Pulau Pinang Malaysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×