kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

DPR desak pemerintah usut penembakan TKI


Kamis, 13 September 2012 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Tenaga Kerja Indonesia kembali menjadi korban penembakan aparat polisi Malaysia di daerah Ipoh, Perak, Malaysia. Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq meminta pemerintah mengusut kasus tersebut.

Mahfudz meminta Kementerian Luar Negeri berkomunikasi dengan pemerintah Malaysia. "Harus ada tim investigasi khusus untuk melihat betul dan cek betul ini seperti apa," ucapnya, Kamis (13/9).

Dia sendiri mempertanyakan apakah ada unsur kesengajaan untuk menciptakan teror sistemik terhadap TKI di Malaysia. Sebab, dia menilai kejadian tersebut kerap terjadi namun tidak ditemukan penyelesaian hingga tuntas.

Sebelumnya, Kepolisian Diraja Malaysia diduga menembak lima orang WNI, yang dituding melakukan tindak pidana perampokan. Kelima orang itu adalah Osnan, Hamid, Diden, Noh, dan Joni. Noh dan Joni tewas ditembus peluru panas lantaran diduga merampok di wilayah Ipoh Perak, Pulau Pinang Malaysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×