kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

DPR desak pemerintah usut penembakan TKI


Kamis, 13 September 2012 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Tenaga Kerja Indonesia kembali menjadi korban penembakan aparat polisi Malaysia di daerah Ipoh, Perak, Malaysia. Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq meminta pemerintah mengusut kasus tersebut.

Mahfudz meminta Kementerian Luar Negeri berkomunikasi dengan pemerintah Malaysia. "Harus ada tim investigasi khusus untuk melihat betul dan cek betul ini seperti apa," ucapnya, Kamis (13/9).

Dia sendiri mempertanyakan apakah ada unsur kesengajaan untuk menciptakan teror sistemik terhadap TKI di Malaysia. Sebab, dia menilai kejadian tersebut kerap terjadi namun tidak ditemukan penyelesaian hingga tuntas.

Sebelumnya, Kepolisian Diraja Malaysia diduga menembak lima orang WNI, yang dituding melakukan tindak pidana perampokan. Kelima orang itu adalah Osnan, Hamid, Diden, Noh, dan Joni. Noh dan Joni tewas ditembus peluru panas lantaran diduga merampok di wilayah Ipoh Perak, Pulau Pinang Malaysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×