kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

DPR desak pemerintah usut penembakan TKI


Kamis, 13 September 2012 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Tenaga Kerja Indonesia kembali menjadi korban penembakan aparat polisi Malaysia di daerah Ipoh, Perak, Malaysia. Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq meminta pemerintah mengusut kasus tersebut.

Mahfudz meminta Kementerian Luar Negeri berkomunikasi dengan pemerintah Malaysia. "Harus ada tim investigasi khusus untuk melihat betul dan cek betul ini seperti apa," ucapnya, Kamis (13/9).

Dia sendiri mempertanyakan apakah ada unsur kesengajaan untuk menciptakan teror sistemik terhadap TKI di Malaysia. Sebab, dia menilai kejadian tersebut kerap terjadi namun tidak ditemukan penyelesaian hingga tuntas.

Sebelumnya, Kepolisian Diraja Malaysia diduga menembak lima orang WNI, yang dituding melakukan tindak pidana perampokan. Kelima orang itu adalah Osnan, Hamid, Diden, Noh, dan Joni. Noh dan Joni tewas ditembus peluru panas lantaran diduga merampok di wilayah Ipoh Perak, Pulau Pinang Malaysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×