kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPP Masyarakat Perbenihan dikukuhkan


Senin, 21 Agustus 2017 / 13:30 WIB
DPP Masyarakat Perbenihan dikukuhkan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Sebanyak 73 Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) periode 2017 - 2022 baru saja dikukuhkan di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (21/8).

Pengukuhan anggota DPP MPPI ini turut dihadiri oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.

Dalam pidato pembukaannya, Ketua Umum MPPI, Herman Khaeron mengungkap, MPPI merupakan wadah konsolidasi bagi para birokrat, pelaku usaha, dan seluruh stake holder yang berhubungan dengan industri perbenihan dan pembibitan untuk membantu meningkatkan benih dan bibit nasional.

Herman bilang, MPPI memiliki tujuan yang sama dengan pemerintah yang ingin mencapai swasembada pangan serta mencapai tujuan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.

"Benih dan bibit adalah persoalan bangsa yang harus didahulukan kemandirian dan kedaulatannyaa supaya dapat mencapai swasembada pangan, dan mencapai tujuan kementerian pertanian yang ingin menjadi lumbung pangan 2045," ujar Herman.

Andi Amran juga mengungkap, MPPI memiliki peranan yang penting bagi pertanian di Indonesia. Terlebih untuk meningkatkan produksi benih dan bibit Indonesia yang belum sesuai dengan potensi yang ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×