kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.540   10,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Fokus Kendalikan Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah


Senin, 08 Mei 2023 / 18:46 WIB
Gedung Bank Indonesia di Jakarta. Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Fokus Kendalikan Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah.


Reporter: Maria Gelvina Maysha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi dalam koordinasi dan sinergi yang sangat erat dengan pemerintah pusat maupun daerah serta dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, BI tetap fokus pada pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah untuk menjaga kestabilan ekonomi.

Sementara itu, kebijakan lain BI diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit dan pembiayaan perbankan kepada dunia usaha.

Baca Juga: Porsi Kredit Berkelanjutkan di 4 Bank Besar Sudah Capai 25% dari Total Portofolio

BI juga terus melakukan digitalisasi sistem layanan untuk mempercepat efisiensi dan daya dukung produktivitas ekonomi, termasuk untuk mempercepat inklusi ekonomi dan keuangan.

Selain itu, program-program pendalaman pasar keuangan, program ekonomi keuangan inklusif, dan ekonomi hijau terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan produk.

Sejalan dengan arah bauran kebijakan tersebut di bidang moneter, BI telah memperkuat kebijakan suku bunga, kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah, serta memperkuat kecukupan cadangan devisa.

Baca Juga: Ini Upaya PII Dukung Infrastruktur Berkelanjutan

BI telah menaikkan suku bunga kebijakan moneter BI 7-day (Reverse) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2023.

“Sejak itu, kami telah mempertahankan tingkat suku bunga pada RDG Februari hingga April tetap sebesar 5,75%," ujar Perry di Jakarta pada Senin (8/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×