kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Disebut No Effort, Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5% Adalah Luar Biasa


Kamis, 17 Agustus 2023 / 13:09 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai, pertumbuhan ekonomi konsisten di atas 5% yoy selama tujuh kuartal berturut-turut merupakan hal yang luar biasa.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5% yoy selama tujuh kuartal terakhir.

Meski demikian, beberapa pengamat melontarkan kritik dan menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut merupakan capaian "no effort" alias tidak butuh usaha tinggi.

Pasalnya, bila menilik capaian pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya, memang 5% yoy merupakan level pertumbuhan normal Indonesia.

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai, pertumbuhan ekonomi konsisten di atas 5% yoy selama tujuh kuartal berturut-turut merupakan hal yang luar biasa.

"Mengingat, selama tujuh kuartal berturut-turut terdapat ketidakpastian global. Sehingga (untuk mencapai level tersebut) tidak mudah, loh!" terang Sri Mulyani, Rabu (16/8).

Baca Juga: Sri Mulyani: Pembangunan IKN Beri Kontribusi Besar ke Pertumbuhan Kalimantan

Ketidakpastian global tersebut akibat adanya pengetatan kebijakan moneter dari bank-bank sentral global yang sangat agresif.

Kemudian, perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China, pun konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Lonjakan inflasi juga turut mewarnai ketidakpastian. Sehingga menyebabkan perlambatan ekonomi global.

"Jadi, pertumbuhan ekonomi di atas 5% yoy selama tujuh kuartal berturut-turut ini tidak mudah. Perlu diakui itu. Namun, bukan berarti kita tidak waspada," kata Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×