kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dirut PLN: Banjir bukan karena listrik dimatikan


Rabu, 11 Februari 2015 / 21:43 WIB
ILUSTRASI. Kandungan asam folat atau vitamin B6 maupun kalsium dalam manfaat jengkol sangat baik untuk ibu hamil dan janin.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basyir membantah penyebab banjir di Jakarta karena listrik untuk pompa mati. Justru menurutnya, listrik dipadamkan karena gardu pembantu kebanjiran.

Hal itu disampaikan Sofyan usai menghadiri rapat terbatas bersama presiden Joko Widodo. Namun demikian, kedepan supaya tidak terulang hal demikian pihakya akan membuat sambungan listrik langsung dari gardu utama ke gardu pompa air.

Tujuannya, agar listrik tetap mengaliri pompa meskipun gardu pembantu kebanjiran. "Kita putus dulu yang kemarin pada banjir, dan kita sambungin langsung ke sana," ujar Sofyan, Rabu (11/2) di Istana Negara, Jakarta.

PLN juga menyarankan agar di setiap gardu pompa dipasangi genset. Supaya ketika air menggenangi diketinggian tertentu listrik secara otomatis mati, kemudian genset menyala. Dengan begitu pompa tetap hidup.

Bukan hanya masalah ketersedian genset saja. Kedua pihak diharapkan saling berkoordinasi. Koordinasi juga tidak hanya cukup dilevel Gubernur dan Dirut tetapi hingga petugas dilapangan.

Karena baik Gubernur maupun Dirut hanya dilapori. Sementara yang bertugas dilapangan ya pegawai masing-masing pihak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×