kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Dilantik Jadi Wamenkeu, Ini Yang Akan Dilakukan Luky Alfirman


Kamis, 01 Oktober 2026 / 17:16 WIB
Dilantik Jadi Wamenkeu, Ini Yang Akan Dilakukan Luky Alfirman
ILUSTRASI. Disambut Riuh Tepuk Tangan Pegawai Kemenkeu, Luky Alfirman Mengaku Senang Jadi Wamenkeu (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Luky Alfirman langsung menyebut sejumlah fokus yang akan dikerjakannya membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Luky mengatakan, sebagai Wamenkeu, dirinya tidak memiliki program khusus. Sebab, tugas utamanya adalah membantu Presiden dan Menteri Keuangan dalam menjalankan tugas pemerintahan di bidang keuangan negara.

“Saya tadi juga ditanya, jadi program Bapak apa sebagai Wakil Menteri Keuangan? Saya bilang, enggak ada. Wakil Menteri Keuangan itu adalah kami ini pembantu Presiden, pembantu Menteri Keuangan,” ujar Luky di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga: Dana Rp 37 Triliun untuk Bayar Kewajiban KDMP Sudah Siap di Himbara

Menurutnya, Wamenkeu bertugas membantu, memastikan, serta memfasilitasi pelaksanaan tugas Kementerian Keuangan. Karena itu, ia masih menunggu penugasan lebih lanjut dari Menteri Keuangan.

“Kami tugasnya adalah membantu, memastikan, memfasilitasi. Kami membantu Menteri Keuangan, Pak Wamen, Bapak-Ibu sekalian, Kementerian Keuangan, bagaimana kita melaksanakan tugas kita,” katanya.

“Jadi tugas khusus atau program khusus, enggak ada. Kita tunggu penugasan dari Pak Menteri nanti,” lanjut Luky.

Meski demikian, Luky mengungkapkan bahwa dirinya sudah sempat berdiskusi dengan Menkeu Suahasil Nazara mengenai sejumlah fokus yang perlu menjadi perhatian ke depan. Setidaknya ada tiga hal yang akan menjadi perhatian.

Pertama, menyelesaikan APBN 2026. Luky menilai penyelesaian APBN 2026 menjadi pekerjaan penting mengingat tahun anggaran telah memasuki kuartal IV dan hanya menyisakan waktu sekitar tiga bulan.

“Enggak kerasa sudah tanggal 1 Oktober, tinggal tiga bulan lagi. Ini tahap terakhir di kuartal IV. Kita tahu ini banyak sekali tantangannya,” ujarnya.

Kedua, mempersiapkan pelaksanaan APBN 2027. Menurut Luky, pengesahan APBN 2027 oleh DPR bukan berarti seluruh pekerjaan telah selesai. Pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah agar anggaran tersebut dapat segera berjalan efektif.

“DPR boleh saja mengesahkan APBN kita, tapi kita masih banyak PR yang harus kita selesaikan supaya APBN 2027 bisa up and running,” katanya.

Ketiga, konsolidasi internal dan reformasi Kemenkeu. Luky mengatakan, dirinya juga akan mendorong konsolidasi internal untuk melanjutkan berbagai agenda reformasi dan transformasi di Kementerian Keuangan.

“Terakhir juga saya diskusi dengan Pak Menteri waktu itu adalah bagaimana kita akan konsolidasi internal untuk terus mendorong reformasi, transformasi yang dilakukan di Kementerian Keuangan,” ucapnya.

Di sisi lain, Luky mengakui dirinya membutuhkan waktu untuk kembali mengikuti perkembangan di Kemenkeu setelah sempat menjalani masa hibernasi usai tidak lagi menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran.

Sebelumnya, Luky menjabat sebagai Dirjen Anggaran Kemenkeu sebelum kemudian dicopot dari jabatannya oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada April 2026.

“Karena saya juga dari keuangan, saya tahu tantangan kita hadapi seperti apa. Jadi saya yakin secara bersama, kalau kita bersama itu akan bisa,” kata Luky.

Luky meminta dukungan dari seluruh jajaran Kemenkeu untuk menjalankan amanah barunya. Ia mengaku tugas yang diembannya kedepan akan berat.

“Sekali lagi kami berterima kasih kepada Bapak Presiden, kepada Pak Menteri yang sudah memberikan kepercayaan, amanah ini kepada kami, sangat-sangat berat. Kami sekali lagi mohon bantuan, dukungan, kerja sama dari teman-teman sekalian supaya kita bisa melaksanakan tugas kita dengan sebaik-baiknya untuk bangsa dan negara Indonesia yang tercinta,” pungkasnya.

Baca Juga: Disambut Tepuk Tangan Pegawai Kemenkeu, Luky Alfirman Mengaku Senang Jadi Wamenkeu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×