kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Darmin: Bunga deposito pemerintah & BUMN 5%


Selasa, 23 Februari 2016 / 13:26 WIB
Darmin: Bunga deposito pemerintah & BUMN 5%


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) harus menyesuaikan bunga atas deposito dengan laju inflasi.

Jangan sampai, mereka meminta bunga deposito yang khusus kepada bank BUMN.

Saat ini, pemerintah memang tengah mengupayakan agar bunga deposito bisa turun, dengan cara menekan laju inflasi.

Menurut Darmin sampai akhir tahun laju inflasi tidak boleh lebih dari 4%.

Nah, untuk itu, maka bunga deposito juga tidak boleh terlalu jauh dari itu.

Level paling pas menurut Darmin tidak boleh lebih dari 5%.

"Jadi masih akan positif bagi perbankan," kata Darmin, Selasa (23/2) di Jakarta.

Ia membantah jika kebijakannya ingin berusaha membuat bank rugi.

Sebab tingkat bunga yang didorong pemerintah tidak mengarah ke level negatif.

Yang diinginkan, hanyalah agar bunga deposito turun sehingga cost of fund dari perbankan turun.

Dengan begitu peluang penurunan bunga kredit semakin besar.

Darmin juga berharap, pada akhir tahun nanti bunga kredit atau rate landing bisa menyentuh angka 9%.

Saat ini pemerintah sudah mematok bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebesar 9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×