kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.985   -64,00   -0,38%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Darmin: Bunga deposito pemerintah & BUMN 5%


Selasa, 23 Februari 2016 / 13:26 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) harus menyesuaikan bunga atas deposito dengan laju inflasi.

Jangan sampai, mereka meminta bunga deposito yang khusus kepada bank BUMN.

Saat ini, pemerintah memang tengah mengupayakan agar bunga deposito bisa turun, dengan cara menekan laju inflasi.

Menurut Darmin sampai akhir tahun laju inflasi tidak boleh lebih dari 4%.

Nah, untuk itu, maka bunga deposito juga tidak boleh terlalu jauh dari itu.

Level paling pas menurut Darmin tidak boleh lebih dari 5%.

"Jadi masih akan positif bagi perbankan," kata Darmin, Selasa (23/2) di Jakarta.

Ia membantah jika kebijakannya ingin berusaha membuat bank rugi.

Sebab tingkat bunga yang didorong pemerintah tidak mengarah ke level negatif.

Yang diinginkan, hanyalah agar bunga deposito turun sehingga cost of fund dari perbankan turun.

Dengan begitu peluang penurunan bunga kredit semakin besar.

Darmin juga berharap, pada akhir tahun nanti bunga kredit atau rate landing bisa menyentuh angka 9%.

Saat ini pemerintah sudah mematok bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebesar 9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×