kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.795   100,38   1,76%
  • KOMPAS100 753   18,16   2,47%
  • LQ45 571   14,12   2,54%
  • ISSI 200   1,91   0,96%
  • IDX30 323   7,52   2,38%
  • IDXHIDIV20 397   8,10   2,08%
  • IDX80 85   1,96   2,35%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 104   1,95   1,91%

Dana talangan lahan jalan tol 2016 cair Maret 2017


Senin, 06 Maret 2017 / 17:33 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Tidak lama lagi Badan Penyelenggara Jalan Tol (BPJT) dapat segera mencairkan dana talangan untuk pembebasan tanah oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Pasalnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur kebijakan itu sudah diteken oleh Menteri Keuangan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, setelah PMK itu diteken langkah selanjutnya ialah penyusunan aturan turunannya berupa peraturan menteri (permen) PUPR. "Sedang disiapkan permen turunannya," kata Basuki, Senin (6/3).

Sebelum dilakukan pencairan dana oleh LMAN tersebut, saat ini tengah dilakukan verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Verifikasi untuk menginventarisasi besaran dana yang akan disetorkan kepada BPJT yang telah memberikan talangan.

Namun, Basuki menjanjikan pada bulan Maret ini proses pencairan dana sudah beres. "Kami tinggal tunggu hasilnya BPKP. Katanya minggu-minggu depan selesai (proses verifikasi)," kata Basuki.

Bila seluruh payung hukum tersebut terselesaikan, maka dana sebesar Rp 16 triliun untuk pembebasan tanah di proyek jalan tol pada tahun 2016 lalu dapat segera dicairkan. Proses pencairan dana talangan BUJT dari LMAN feksibel tidak terbatas waktu. Hal tersebut lantaran dana yang digunakan itu sifatnya Badan Layanan Umum (BLU), tidak seperti anggaran di kementerian.

Sebelumnya, pada awal Desember lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) tentang waktu dan mekanisme pengembalian dana talangan untuk proyek strategis nasional (PSN).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menambahkan, beberapa poin dalam Perpres tersebut ialah dana untuk pembebasan tanah dikumpulkan di Badan Layanan Umum (BLU) LMAN. Pembabasan tanah dengan skema ini hanya berlaku untuk proyek infrastruktur yang masuk dalam PSN.

Sebelumnya, Direktur Utama Waskita Karya M. Cholic mengatakan, menurutnya bila ketentuan soal pencairan cana talangan ini sudah dapat dilakukan pihaknya akan segera menagihnya untuk kegiatan yang lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×