kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Dana haji dimungkinkan untuk membangun hotel


Kamis, 10 Agustus 2017 / 16:57 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Besarnya dana haji di Indonesia tak boleh asal kelola. Keputusan penggunaan instrumen dana yang bernilai Rp 95,5 triliun masih terus dikaji.

Anggota Pelaksana Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH)  Anggito Abimanyu mengatakan, untuk pengelolaan dana haji memang ada beberapa alternatif. Ia menyebut bisa melalui perbankan, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), emas maupun investasi secara langsung.

Anggito bilang, instrumen investasi berupa pembangunan infrastruktur pelayanan haji seperti membangun atau membeli hotel di Arab Saudi juga dimungkinkan. Menurutnya apa pun jenis investasi yang dari sisi ekonomi sangat dimungkinkan. "Kita targetnya investasi itu untuk efisiensi dan rasionalisasi biaya haji," katanya, Kamis (10/8).

Anggito mengatakan dirinya sudah mempunyai perhitungan estimasi efisiensi dana haji. Namun ia belum bersedia mengatakan berapa besar efisiensi dana haji itu.

Dia menyatakan BPKH masih perlu meminta persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dulu. Ia menjanjikan saat penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan penyusunan kebijakan akan dijelaskan.

"Kita akan menyampaikan ini ke DPR dulu akhir Agustus atau awal September," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×