kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Cut Meutia tak pakai jilbab, ini penjelasan BI


Rabu, 21 Desember 2016 / 18:25 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Tak hanya disebut-sebut mirip yuan, gambar pahlawan uang rupiah emisi 2016 juga ramai dibicarakan. Khususnya, soal gambar Cut Meutia dalam uang pecahan Rp 1.000 yang tidak memakai jilbab.

Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Andi Wiyana mengatakan, gambar pahlawan yang ada di seluruh uang rupiah emisi 2016 mengikuti foto pahlawan resmi yang terdaftar pada Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial Kementerian Sosial (Kemsos). Dengan demikian, tampilan pahlawan di pecahan rupiah tersebut merujuk pada penampilan yang sudah ditetapkan negara.

"Kami tidak bisa mengubah penampilan pahlawan yang sudah ditetapkan," kata Andi saat bincang-bincang media di Gedung BI, Jakarta, Rabu (21/12).

Lebih lanjut menurutnya, sebelum didesain dalam pecahan rupiah, gambar pahlawan tersebut juga sudah dikonfirmasi kepada masing-masing keluarga. Setelah pihak keluarga menyetujui, gambar tersebut juga dikonfirmasi kepada pemuka adat.

"Setelah itu baru dibuat sketsanya, dicantumkan dalam uang. Kalau dulu pakai sorban atau pakai baju adat, ya harus gambarnya seperti itu. Apa yang dicantumkan ini berdasarkan yang diregistrasi di direktorat yang melakukan pendataan pahlawan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×