kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Celaka, kompetensi guru masih di bawah harapan


Selasa, 31 Juli 2012 / 19:26 WIB
ILUSTRASI. A 3D printed Google logo in illustration taken April 12, 2020. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluhkan kualitas guru yang masih di bawah harapan sehingga pemerintah merasa butuh usaha serius untuk meningkatkan kompetensi para guru.

"Uji kompetensi yang dilakukan terhadap 285.000 guru, ternyata nilai rata-rata mereka 42,25. Ini masih di bawah harapan kita," kata SBY, Selasa (31/7).

SBY meminta supaya ada langkah serius untuk meningkatkan kompetensi para guru tersebut sehingga sejalan dengan peningkatan kesejahteraan kompetensi atau kemampuan para guru. "Akhirnya anak didik juga bisa lebih dipersiapkan menuju masa depannya," katanya.

Pemerintah berusaha untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru, baik gaji, tunjangan atau kesejahteraan lainnya. Langkah ini sejalan upaya pemerintah menggelar uji kompetensi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×