kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Bulog: Harga beras dilanda anomali


Jumat, 13 Juni 2014 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Dewa Gde Satrya Dosen Hotel & Tourism Business, Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra Surabaya.foto dok.pribadi


Reporter: Widyasari Ginting | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Direktur Utama (Dirut) Badan Urusan Logistik (Bulog) Sutarto Alimoeso menyebut harga beras tengah dilanda anomali. Pasalnya, sejauh ini harga beras cenderung berubah-ubah.

"Harga naik, lalu flat kemudian turun. Lalu naik lagi, dan demikian seterusnya," katanya, Jumat (13/6).

Sutarto bilang, sampai dengan sekarang, harga beras tertinggi tercatat Rp 8.275 pada Minggu pertama Maret 2014. Sementara harga beras terendah terjadi pada minggu pertama Mei 2014, dimana harga beras hanya Rp 7.200. Sedangkan pada Juni ini, harga beras berada pada Rp 7.500.

"Mestinya Januari - Maret harga makin turun. Ini malah naik karena banjir, sehingga mundur panen," ujarnya.

Untuk menjaga kestabilan harga beras, Sutarto bilang Bulog telah bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk melakukam operasi pasar. Operasi pasar ini bahkan sudah dilakukan sejak awal tahun 2014.

Sutarto bilang, jika diperlukan, Bulog akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bersama -sama melaksanakan pasar murah, seperti yang sudah dilakukan di Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×