kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BPS: Kebijakan dan harga pangan bisa tahan inflasi


Senin, 10 Januari 2011 / 16:34 WIB
BPS: Kebijakan dan harga pangan bisa tahan inflasi


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan ada dua syarat untuk menjaga inflasi tetap sebesar 5,3%, sesuai dengan target pemerintah. Kedua syarat itu yakni tidak membuat kebijakan yang mempengaruhi daya beli dan menjaga stabilitas bahan pangan.

Kepala BPS Rusman Heriawan mencontohkan seperti kebijakan untuk menaikkan tarif kereta api ekonomi. Menurutnya, pemerintah tetap harus berhati-hati menerapkan kebijakan itu meski dampaknya terhadap inflasi tidak signifikan. Untuk stabilitas harga pangan, Rusman berharap harganya turun saat memasuki panen raya nanti.

Rusman mengingatkan pemerintah untuk fokus mengendalikan laju inflasi dalam triwulan pertama 2011. Sebab, dia bilang jika bisa mengendalikan inflasi pada triwulan pertama menjadi awal yang baik untuk pencapaian dalam setahun. "Yang paling kritikal triwulan pertama, mudah-mudahan triwulan pertama menunjukan hasil yang signifikan," katanya, Senin (20/1).

Sekadar informasi, pemerintah menetapkan inflasi sebesar 5,3% dalam APBN 2011. Target inflasi 5,3% itu sama dengan APBNP 2010. Namun, realisasi inflasi tahun 2010 justru lebih besar yaitu, 6,96%. Tiga komponen penyumbang inflasi terbesar selama 2010 adalah beras 1,29%, tarif listrik 0,36%, dan cabai merah 0,32%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×