kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.977   -52,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

BPS: Impor Februari 2021 sebesar US$ 13,26 miliar, naik 14,86% dari tahun lalu


Senin, 15 Maret 2021 / 11:50 WIB
BPS: Impor Februari 2021 sebesar US$ 13,26 miliar, naik 14,86% dari tahun lalu
ILUSTRASI. BPS: Impor Februari 2021 sebesar US$ 13,26 miliar, naik 14,86% dari tahun lalu


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor pada bulan Februari 2021 sebesar US$ 13,26 miliar. Jumlah ini meningkat 14,86% year on year (yoy) dari impor bulan Februari 2020 yang sebesar US$ 11,55 miliar. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, peningkatan impor secara tahunan ini merupakan hal yang baik. Karena, ini merupakan pertumbuhan positif pertama sejak bulan Juni 2019 yang pada waktu itu tumbuh 2,02% yoy. 

“Jadi, pada Februari 2021 ini pertama kalinya kita tumbuh positif secara tahunan, setelah selama ini mengalami tumbuh negatif. Ini indikasi yang bagus,” ujar Suhariyanto, Senin (15/3) via video conference. 

Baca Juga: BPS: Ekspor Februari 2021 sebesar US$ 15,27 miliar, naik 8,56% dari tahun lalu

Suhariyanto bilang, peningkatan impor secara tahunan ini didukung oleh peningkatan impor non minyak dan gas (non migas) sebesar 22,03% yoy. Meski, impor migas pada bulan Februari 2021 mengalami penurunan 25,37% yoy. 

Sayangnya, nilai impor Februari 2021 bila dibandingkan dengan nilai pada bulan Januari 2021 yang sebesar US$ 13,33 miliar, tercatat tumbuh negatif 0,49% mom.  

Penurunan impor secara bulanan ini didorong oleh penurunan impor migas sebesar 15,95% mom, di tengah peningkatan impor non migas sebesar 1,54% mom. 

Selanjutnya: Neraca Dagang Februari Diprediksi Surplus Karena Impor Masih Lesu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×