kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

BPS Catat Impor Indonesia Naik 2,05%, Tiga Komoditas Ini Jadi Penyumbang Terbesar


Rabu, 01 Oktober 2025 / 13:30 WIB
BPS Catat Impor Indonesia Naik 2,05%, Tiga Komoditas Ini Jadi Penyumbang Terbesar
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2025 mencapai US$ 155,99 miliar. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2025 mencapai US$ 155,99 miliar, naik 2,05% dibanding periode sama tahun lalu (US$ 152,85 miliar).

kenaikan impor terutama ditopang oleh impor non-migas yang mencapai US$ 134,88 miliar, naik 4,85% dari tahun sebelumnya (US$ 128,64 miliar).

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah menyampaikan, berdasarkan impor komoditas utama non minyak dan gas (migas), tiga terbesar terdiri dari impor mesin/peralatan mekanis mencapai US$ 23,24 miliar atau naik 5,38% dari periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Kunjungan Wisman Capai 1,51 Juta pada Agustus 2025, Paling Banyak dari Malaysia

“Nilai impor mesin/peralatan mekanis dengan volume 3,07 juta ton (naik 9,42%),” tutur Habibullah dalam konferensi pers, Rabu (1/10/2025).

Meski volumenya meningkat, namun rata-rata unit volumenya hanya mencapai US$ 7.608,67 per ton, atau turun 3,95%.

Selanjutnya adalah impor mesin/perlengkapan elektrik mencapai US$ 19,95 miliar, atau naik 10,62% dari periode sama tahun lalu.

Baca Juga: BPS: Emas Perhiasan Pendorong Utama Inflasi September 2025, Naik 25 Bulan Beruntun

Perkembangan volume impornya mencapai 1,36 juta ton atau naik 18.90% dari periode sama tahun lalu. Sedangkan rata-rata unit volumenya mencapai US$ 15.305,57 per ton atau turun 4,67%.

Terakhir, kendaraan dan bagiannya impornya mencapai US$ 7,37 miliar, atau naik 22,89%. Volume impornya mencapai 1,10 juta ton, atau naik 29,22%. Sedangkan rata-rata unit volumenya mencapai US$ 6.710,40 atau turun 5,56%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×