kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.094   -95,00   -0,52%
  • IDX 5.024   104,29   2,12%
  • KOMPAS100 647   15,00   2,37%
  • LQ45 513   11,63   2,32%
  • ISSI 166   2,69   1,65%
  • IDX30 289   5,92   2,09%
  • IDXHIDIV20 388   5,64   1,48%
  • IDX80 75   1,68   2,31%
  • IDXV30 108   1,40   1,32%
  • IDXQ30 97   1,97   2,07%

BPS Catat Aktivitas Manufaktur Masih Ekspansif, IKBN Naik Jadi 52,75


Kamis, 05 November 2026 / 15:13 WIB
BPS Catat Aktivitas Manufaktur Masih Ekspansif, IKBN Naik Jadi 52,75
ILUSTRASI. Pabrik Manufaktur GAC Resmi Beroperasi, Indomobil Group Perkuat Investasi lewat National Assemblers (Dok/PT National Assemblers (NA))


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat aktivitas industri manufaktur Indonesia masih berada pada fase ekspansi pada kuartal III 2026. Hal ini tercermin dari hasil Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Manufaktur (IKBN) yang mencapai 52,75, sedikit lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 52,67.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud mengatakan, capaian IKBN tersebut menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur berada pada fase ekspansi dan menguat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

"Ini yang menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur berada pada fase ekspansi dan menguat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga: Jokowi Ceritakan Proses Awal Daftar Kuliah di UGM

Edy menjelaskan, IKBN disusun berdasarkan hasil Survei Industri Besar dan Sedang (IBS) yang dilakukan secara triwulanan. Survei tersebut mencakup sampel industri pengolahan skala besar dan skala sedang.

Pemilihan sampel dilakukan di kawasan industri (KI) serta kawasan ekonomi khusus (KEK) dengan metode take all. Sementara itu, pemilihan sampel industri di luar kawasan tersebut menggunakan metode probabilistic sampling. Adapun IKBN hanya diestimasi pada level nasional.

Lebih lanjut, berdasarkan perincian komponen indeks, komponen produksi, pesanan, dan tenaga kerja disebut lebih baik dibandingkan dengan kuartal II 2026, dengan mencatatkan kenaikan atau masing-masing menjadi 55,04, 54,72, dan 50,14 pada kuartal III 2026.

Sementara itu, komponen waktu pengiriman mengalami penurunan menjadi 49,08. Adapun komponen stok tercatat sebesar 51,81. Edy menyebut komponen tersebut mengalami kontraksi pada kuartal III 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×