kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BNPB: Potensi tsunami di Sorong dan Raja Ampat


Jumat, 31 Agustus 2012 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Vitamin D: Super hormon yang bermanfaat menangkal Covid hingga kanker.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatkan potensi terjadinya tsunami di berbagai daerah di Indonesia akibat gempa yang menguncang Filipina. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, potensi level siaga bisa terjadi di Sorong, Rajat Empat.

Selain itu, tsunami juga diperkirakan bakal terjadi di Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua Barat pada pukul 23.00 WIT. Ketinggian gelombang tsunami diperkirakan mencapai 0,5 meter.

Posko BNPB telah menyampaikan potensi tsunami kepada BPBD Sulawesi Utara, BPBD Maluku Utara dan BPBD Papua Barat agar masyarakat menjauhi pantai. Masyarakat dihimbau tetap tenang dan melakukan antisipasi. Posko BNPB terus melakukan pemantauan dan analisis tsunami. Info lain akan disampaikan jika sudah ada yang lain.

Asal tahu saja, Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) mengeluarkan peringatan tsunami untuk Philipina, Indonesia, dan Belau. Menyusul gempa 7.9 sr pada Jumat 31/8 jam 19.47.34 Wib. (12.47 UTC) di Philipina islands, 10.83 LU, 126.68 BT kedalaman 34 km.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×