kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BNN Tunggu hasil tes urine Raffi Ahmad Cs


Minggu, 27 Januari 2013 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menjemur kain batik sepanjang sekitar 125-250 meter di Medono, Pekalongan, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Badan Narkotika Nasional (BNN) saat ini masih menunggu hasil tes urine 17 orang yang ditangkap dalam penggerebekan narkoba di rumah Raffi Ahmad sebelum menetapkan mereka menjadi tersangka.

Dari rumah Raffi, petugas BNN menyita sejumlah barang bukti narkotika, yakni dua linting ganja serta beberapa butir pil MDMA, yakni bahan pembuat ekstasi yang telah dicampur ke dalam minuman bersoda. BNN belum memastikan siapa yang mengonsumsi narkotika tersebut.

"Tapi itu perlu pembuktian hasil tes urine dari laboratorium terlebih dahulu. Kami tunggu hasilnya satu jam lagi keluar," ujar Deputi Pemberantasan BNN, Inspektur Jendral Benny Jozua Mamoto di BNN, Minggu (27/1).

Sebelumnya diberitakan, kediaman mantan kekasih Yuni Sara yang berada di Gunung Balong RT 09 RW 04, Karang, Lebak Bulus, Jakarta Selatan tersebut digerebek Badan Narkotika Nasional, Minggu subuh.

"Ada 17 orang yang kami tangkap. 13 laki-laki dan 4 wanita. 4 di antaranya artis," jelas Benny.

Penelusuran Kompas.com, sejumlah nama yang ikut diciduk bersama Raffi yaitu politisi PAN Wanda Hamidah, serta pasangan suami istri artis Irwansyah dan Zaskia Sungkar.

Kini, keempat publik figur serta 14 orang lainnya masih diperiksa intensif di ruang penyidik BNN sekaligus menunggu hasil tes urine. Keluarga Raffi sendiri diketahui telah menunjuk kuasa hukum untuk mengawal kasus tersebut. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×