kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.930.000   20.000   1,05%
  • USD/IDR 16.230   -112,00   -0,69%
  • IDX 7.214   47,18   0,66%
  • KOMPAS100 1.053   7,20   0,69%
  • LQ45 817   1,53   0,19%
  • ISSI 226   1,45   0,65%
  • IDX30 427   0,84   0,20%
  • IDXHIDIV20 504   -0,63   -0,12%
  • IDX80 118   0,18   0,16%
  • IDXV30 119   -0,23   -0,19%
  • IDXQ30 139   -0,27   -0,20%

BNN: Narkotika di kediaman Raffi jenis baru


Senin, 28 Januari 2013 / 14:11 WIB
BNN: Narkotika di kediaman Raffi jenis baru
ILUSTRASI. Simak rekomendasi saham emiten semen di tengah sentimen kenaikan biaya produksi


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Nasional Narkotika (BNN) terus melakukan pemeriksaan terkait kasus narkotika yang melibatkan Raffi Ahmad cs. Hal ini lantaran narkotika yang ditemukan di rumah presenter kondang itu merupakan narkotika jenis baru.

"Sekarang masih diadakan pemeriksaan karena memang menggunakan jenis baru, yakni menggunakan kapsul. Sekarang masih dilakukan pemeriksaan di laboratorium," kata Kepala BNN Anang Iskandar, Senin, JCC (28/1).

Anang sejauh ini belum bisa memastikan jenis narkotika tersebut. Yang pasti narkotika tersebut racikan sendiri dengan mencampurnya dengan minuman bersoda. "Kapsul dibuka, dimasukan ke minuman. Dari kapsul itu dibikin sendiri lalu mereka bergantian minum," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, BNN menggerebek kediaman aktor ternama Raffi Ahmad di kediamannya, di Gunung Balong RT 09 RW 04, Karang, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1) subuh.

Sebanyak 17 orang digiring ke BNN dalam penggerebekan tersebut. Empat di antaranya Raffi Ahmad, Wanda Hamidah, Irwansyah, dan Zaskia Sungkar.

Dari rumah Raffi, petugas BNN menyita sejumlah barang bukti narkotika, yakni dua linting ganja di depan kamar atas serta 14 kapsul ekstasi yang disita dari dalam laci dapur lantai bawah.

Adapun beberapa kapsul diketahui telah dicampurkan ke dalam minuman bersoda. Lima orang pun telah ditetapkan positif narkoba berdasarkan urine.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×