kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.003   3,00   0,02%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

BKF Sebut Varian Omicron Menimbulkan Ketidakpastian Ekonomi di 2022


Rabu, 12 Januari 2022 / 15:58 WIB
ILUSTRASI. Omicron . REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Covid-19 Omicron di Indonesia terus meningkat. Pemerintah memprediksi penambahan kasus Covid-19 Omicron di Indonesia akan terus terjadi hingga mencapai puncaknya pada Februari 2022.

Untuk itu pemerintah terus mengawasi perkembangan kasus tersebut utamanya pada kemampuan fiskal dalam menghadapi tantangan pandemi.  

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan varian Omicron menjadi sumber ketidakpastian baru yang membayangi upaya pemulihan ekonomi di 2022. Terutama, varian tersebut sangat berdampak bagi perekonomian di berbagai negara lain.  

Baca Juga: Kasus Omicron Terus Bertambah, Kemenkes Gencarkan Layanan Telemedisin

“Omicron ini agak sedikit berbeda. Di 2022 ini kita masih menghadapi tantangan yang menimbulkan ketidakpastian. Banyak negara kasusnya ada yang sampai satu juta. Kita masih bertahan di bawah 1.000. Tapi, ini ada eskalasi,” tutur Febrio pada bincang dengan media secara virtual, Rabu (12/1).

Febrio menilai, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalisasi dampak varian Omicron adalah dengan percepatan vaksinasi Covid-19. Febrio mencatat hingga saat ini Indonesia masih menduduki peringkat kelima terbesar dunia dalam hal vaksinasi. Tercatat vaksinasi dosis kedua sudah mencapai 43,4%, dan dosis pertama sudah mencapai 63,3%.

Untuk  itu, saat ini pemerintah terus mendorong upaya vaksinasi dan juga akan memulai vaksinasi dosis ketiga atau booster. Pemerintah juga  menegaskan vaksinasi dosis ketiga ini akan diberikan secara gratis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×