kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Biayai proyek, pemerintah akan utang ke AIIB


Senin, 02 November 2015 / 15:39 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah akan menyusun rencana utang baru untuk membiayai pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Rencananya, rencana utang baru tersebut mereka akan ajukan kepada Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB).

Sofyan Djalil, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas mengatakan, rencana pengajuan pinjaman tersebut dikemukakannya usai menemui pejabat AIIB di kantornya Senin (2/11).

Pemerintah menilai bahwa walaupun dari sisi bunga, pinjaman dari AIIB sama dengan lembaga lain, seperti; Bank Dunia maupun Bank Pembangunan Asia, mereka memiliki keunggulan.

AIIB kata Sofyan, menjanjikan, proses pencairan pinjaman yang lebih cepat.

"Tadi mereka mengatakan itu, mereka sudah bisa beri kredit dan menawarkan ke pemerintah, maka itu kami akan susun daftar proyek yang bisa didanai mereka," kata Sofyan.

Sofyan menargetkan, daftar pinjaman proyek infrastruktur dengan lembaga peminjam AIIB tersebut bisa selesai awal tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×