kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.913   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.098   -23,40   -0,38%
  • KOMPAS100 790   -3,70   -0,47%
  • LQ45 605   -3,07   -0,50%
  • ISSI 212   -0,25   -0,12%
  • IDX30 335   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 427   0,08   0,02%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 115   0,19   0,17%
  • IDXQ30 109   -0,21   -0,19%

BI: Tahun depan, inflasi berkisar 4,9%


Jumat, 14 Desember 2012 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Redakan Asma dengan Mengonsumsi 5 Makanan Sehat ini


Reporter: Anna Suci Perwitasari, Annisa Aninditya Wibawa

JAKARTA. Bank Indonesia memprediksi inflasi pada 2013 sebesar 4,9 %. Direktur Eksekutif Departemen Riset dan Kebijakan Moneter Perry Warjiyo menyebut, angka ini sudah memperhitungkan tambahan dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Upah Minimum Provinsi (UMP).

"Rinciannya, kenaikan TDL berimbas kenaikan sebesar 0,2 % dan UMP 0,25 %," katanya. BI hanya menggunakan dua indikator tersebut mengingat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belum juga diputuskan.

Tetapi, BI sudah menyiapkan skema kenaikan inflasi jika kenaikan BBM tersebut diberlakukan. “Tergantung besarannya kenaikan. Kalau naiknya Rp 500, dampaknya 0,3%, kalau naik Rp 1.000 dampaknya 0,6% dan begitu seterusnya,” jelasnya.

Menurutnya, rencana pengenaan cukai pada minuman bersoda tidak akan berdampak terlalu besar.

Disebut Perry, Desember ini merupakan inflasi terendah. Inflasi akhir tahun year on year basis adalah 4,3 %. "Padahal perkiraan BI sebelumnya di level 4,5 %," katanya. Sedangkan inflasi month to month pada Desember ini berkisar 0,5% - 0,6 %.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×