kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

BI ramal pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 2,3%


Selasa, 14 April 2020 / 18:53 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan konferensi pers melalui fasilitas live streaming di Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 hanya sebesar 2,3%. 

"Ini tak lepas dari penurunan ekonomi global dan penyebaran Covid-19 di dalam negeri yang berdampak pada faktor pertumbuhan ekonomi domestik," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, Selasa (14/4) di Jakarta. 

Baca Juga: BI pertahankan suku bunga acuan sebesar 4,50%

Perry memerinci, ekspor di tahun ini terancam menurun akibat melambatnya permintaan dunia, terganggunya rantai penawaran global, serta rendahnya harga komoditas global akibat pandemi ini. 

Selain itu, kebijakan pemerintah berupa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19 bisa berdampak pada pendapatan masyarakat dan penurunan produksi sehingga mampu menurunkan prospek permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, maupun investasi.

Akan tetapi, Perry mengingatkan ada secercah harapan lewat gelontoran bauran kebijakan moneter dan fiskal yang telah diberikan oleh pemerintah, bank sentral, dan otoritas terkait. Menurutnya, ini bisa menjadi angin segar bagi prospek pemulihan ekonomi. 

Baca Juga: Angka kemiskinan berpotensi membesar, ini langkah yang dilakukan pemerintah

"Perekonomian nasional diperkirakan kembali membaik di kuartal IV tahun ini dan bisa meningkat lebih tinggi di tahun 2021 karena didorong berbagai kebijakan yang telah ditempuh," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×