kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BI proyeksi tingkat inflasi pada Januari 2022 meningkat


Kamis, 09 September 2021 / 18:45 WIB
BI proyeksi tingkat inflasi pada Januari 2022 meningkat
ILUSTRASI. Warga membeli kebutuhan pangan di sebuah ritel pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (1/6/2021). BI proyeksi tingkat inflasi pada Januari 2022 meningkat.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan tekanan kenaikan harga (inflasi) pada tingkat pedagang eceran selama 6 bulan mendatang atau pada Januari 2022, meningkat. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengatakan, ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Umum bulan Januari 2022 yang sebesar 134,2 atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 129,3. 

“Peningkatan ini didorong oleh peningkatan harga bahan baku,” ujar Erwin dalam laporan Survei Penjualan Eceran, Kamis (9/9). 

Baca Juga: Harga bahan baku naik, BI perkirakan tingkat inflasi Oktober 2021 meningkat

Meski harga diperkirakan meningkat, tetapi responden memperkirakan penjualan eceran pada Januari 2022 sedikit menurun. 

Ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) 6 bulan ke depan yang tercatat sebesar 160,8 atau menurun dibandingkan 161,4pada bulan sebelumnya. 

“Penurunan tersebut disebabkan oleh faktor musiman normalisasi permintaan pasca HBKN Natal dan Tahun Baru,” tandas Erwin. 

Selanjutnya: Nilai tukar petani naik, SPI: Tidak mencerminkan kondisi yang dihadapi petani

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×