kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

BI proyeksi pertumbuhan ekspor Indonesia makin terkontraksi hingga -5,6% tahun ini


Senin, 30 Maret 2020 / 19:35 WIB
BI proyeksi pertumbuhan ekspor Indonesia makin terkontraksi hingga -5,6% tahun ini
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di area bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/10/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebanyak dua kali. Terakhir, Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan proyeksi terkini terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 4,2% - 4,6% untuk tahun 2020.

Salah satu komponen yang diperkirakan menyumbang tekanan besar bagi pertumbuhan PDB Indonesia di sisi pengeluaran adalah ekspor barang dan jasa.

Baca Juga: Ekonomi rakyat terkikis akibat virus corona, tarif listrik diharapkan turun

Dalam Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) Tahun 2019 yang rilis hari ini, Senin (30/3), BI memprakirakan pertumbuhan ekspor akan terkontraksi semakin dalam yaitu sekitar -5,2% hingga -5,6% year on year, dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan tahun lalu yaitu -0,9% yoy.

Kontraksi ekspor yang mendalam, menurut BI, akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi global, penurunan volume perdagangan, dan rendahnya harga komoditas.

Baca Juga: Pandemi covid-19 berpotensi menggerus bisnis tekstil dan garmen




TERBARU

[X]
×