kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.954   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.346   26,15   0,41%
  • KOMPAS100 834   2,63   0,32%
  • LQ45 634   -0,90   -0,14%
  • ISSI 219   1,63   0,75%
  • IDX30 357   -0,35   -0,10%
  • IDXHIDIV20 436   -2,92   -0,66%
  • IDX80 95   0,23   0,24%
  • IDXV30 120   -0,40   -0,34%
  • IDXQ30 114   -0,20   -0,17%

BI proyeksi pertumbuhan ekspor Indonesia makin terkontraksi hingga -5,6% tahun ini


Senin, 30 Maret 2020 / 19:35 WIB
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di area bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/10/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebanyak dua kali. Terakhir, Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan proyeksi terkini terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 4,2% - 4,6% untuk tahun 2020.

Salah satu komponen yang diperkirakan menyumbang tekanan besar bagi pertumbuhan PDB Indonesia di sisi pengeluaran adalah ekspor barang dan jasa.

Baca Juga: Ekonomi rakyat terkikis akibat virus corona, tarif listrik diharapkan turun

Dalam Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) Tahun 2019 yang rilis hari ini, Senin (30/3), BI memprakirakan pertumbuhan ekspor akan terkontraksi semakin dalam yaitu sekitar -5,2% hingga -5,6% year on year, dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan tahun lalu yaitu -0,9% yoy.

Kontraksi ekspor yang mendalam, menurut BI, akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi global, penurunan volume perdagangan, dan rendahnya harga komoditas.

Baca Juga: Pandemi covid-19 berpotensi menggerus bisnis tekstil dan garmen




TERBARU

[X]
×