kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BI Perkirakan Inflasi Juli Mencapai 0,55%


Minggu, 24 Juli 2022 / 18:30 WIB
BI Perkirakan Inflasi Juli Mencapai 0,55%
ILUSTRASI. Warga berbelanja sayuran di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, Jumat (1/7/2022). BI melaporkan, berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada pekan ketiga Juli 2022, inflasi sampai dengan pekan ketiga bulan Juli 2022 diperkirakan sebesar 0,5%.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada pekan ketiga Juli 2022, inflasi sampai dengan pekan ketiga bulan Juli 2022 diperkirakan sebesar 0,55% month to month (mtm).

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyebut, komoditas utama penyumbang inflasi selama tiga pekan bulan Juli 2022 diantaranya, cabai merah sebesar 0,19% mtm, bawang merah sebesar 0,12% mtm, angkutan udara sebesar 0,07% mtm, bahan bakar rumah tangga sebesar 0,06% mtm.

Kemudian, penyumbang lainnya adalah cabai rawit sebesar 0,05% mtm, tomat dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,02% mtm, daging ayam ras, mie kering, nasi dengan lauk, air kemasan, dan tarif air minum PAM masing-masing sebesar 0,01% mtm.

Baca Juga: Inflasi Bisa Menjadi Sandungan Laju Pertumbuhan Ekonomi

“Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode ini yaitu minyak goreng sebesar 0,05% mtm, jeruk dan emas perhiasan masing-masing sebesar 0,02% mtm, telur ayam ras, kangkung, bayam, sawi hijau, dan bawang putih masing-masing sebesar 0,01% mtm,” tutur Erwin dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Minggu (24/7).

Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait dan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

Baca Juga: Hati-hati, BI Ingatkan Inflasi Tinggi Bisa Menahan Konsumsi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×