kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.122   90,13   1,12%
  • KOMPAS100 1.146   14,24   1,26%
  • LQ45 828   7,12   0,87%
  • ISSI 289   4,93   1,74%
  • IDX30 431   3,87   0,91%
  • IDXHIDIV20 517   4,09   0,80%
  • IDX80 128   1,47   1,16%
  • IDXV30 140   1,28   0,92%
  • IDXQ30 140   1,10   0,79%

BI lakukan operasi moneter Rp 291,6 triliun hingga 20 Juli 2018


Selasa, 24 Juli 2018 / 12:17 WIB
BI lakukan operasi moneter Rp 291,6 triliun hingga 20 Juli 2018
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa per 20 Juli 2018, telah melakukan operasi moneter sebesar Rp 291,6 triliun.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia(BI) Nanang Hendarsah mengatakan, dalam total sebesar Rp 291,6 triliun itu, BI melakukan operasi moneter dengan semua instrumen yang dimiliki, misalnya term deposit, RR SUN, Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI), dan lain-lain. “Likuiditas ini sebetulnya excess likuidity,” kata Nanang di Gedung BI, Selasa (24/7).

Ia merinci, operasi moneter tersebut paling banyak adalah pada instrumen SDBI, yakni tercatat sebesar Rp 118 triliun. “Ini artinya bank-bank merasa confidence karena yield-nya lebih menarik ketimbang deposit facility (DF),” ujarnya.

Pada deposit facility, BI mencatat, posisinya adalah sebesar Rp 38,6 triliun. “Ini mereka (perbankan) menempatkan likuiditasnya. Mereka lebih,” kata dia.

Pada lending facility, Nanang mengatakan, bukan artinya bank kondisinya ketat, tetapi hanya mismatch harian. BI dalam hal ini tidak sembarangan memberi karena ada agunannya, yakni SBI dan SBN. “Kondisi ketat atau excess harus dilihat bank ini ada di posisi apa. Ketat itu relatif. Ini masalah segmentasi,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×