kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BI: Kenaikan TTL sumbang inflasi 0,5%


Kamis, 26 Juni 2014 / 08:22 WIB
ILUSTRASI. Manfaat daun sirih untuk kesehatan.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Keputusan pemerintah menaikan tarif tenaga listrik (TTL) sebesar 33% untuk golongan rumah tangga 1300 Volt Ampere (VA) hingga 5500 VA pada awal bulan Juli 2014, diperkirakan akan menyumbang inflasi sebesar 0,5% sepanjang sisa tahun ini.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Doddy Zulverdi menyatakan, dampak kenaikan TTL tersebut masih sejalan dengan range Bank Indonesia yaitu tingkat inflasi sebesar 4,5% plus minus 1% pada tahun 2014 ini.

"Kenaikan TTL telah menjadi bahan pertimbangan dalam Rapat Dewan Gubernur BI tanggal 12 Juni 2014 lalu, bahwa inflasi tahun 2014 berada dalam kisaran 3,5%-5,5% atau 4,5% plus minus 1%," kata Doddy Zulverdi di Gedung BI, Jakarta, Rabu (25/6).

Sementara itu, rencana pemerintah untuk menaikkan tarif batas atas angkutan udara sebesar 20%-25% serta rencana kenaikan tarif kereta api ekonomi jarak jauh dan menengah, diperkirakan akan menyumbang kenaikan inflasi sebesar 0,02% terhadap keseluruhan inflasi nasional tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×