kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BI: Inflasi 2014 sebesar 4,9%


Kamis, 13 Februari 2014 / 16:27 WIB
BI: Inflasi 2014 sebesar 4,9%
ILUSTRASI. Kapal tunda dan tongkang PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY).


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meramal inflasi di tahun 2014 akan berada di 4,9%. Perkiraan ini berada dalam kisaran target yang diumumkan BI yaitu 4,5% plus minus satu.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, perhitungan inflasi 4,9% ini sudah termasuk berbagai hal, mulai dari dampak dari harga pangan, depresiasi rupiah, kenaikan tarif gas elpiji 12 kilogram, dan kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Dia menambahkan, inflasi sebesar 1,07% di Januari lalu masih dalam rata-rata historis Januari.

Jika tidak ada dampak kenaikan gas elpiji, inflasi per Januari lalu hanya sebesar 0,9%. "Itu pun sudah memasukkan dampak banjir," ujar Perry yang ditemui usai konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan, Kamis (13/2).

Di Februari, BI melihat inflasi akan menurun. Perkiraannya tidak lebih dari 0,6%. Selanjutnya di Maret dan April akan turun lebih rendah lagi. Baru kemudian di Juli dan Agustus akan ada lonjakan inflasi karena lebaran dan hari raya Idul Fitri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×