kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: Inflasi 2014 bisa lebih terkendali


Kamis, 02 Januari 2014 / 13:00 WIB
ILUSTRASI. Salah satu proyek yang dikerjakan Acset Indonusa (ACST)


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi di bulan Desember sebesar 0,55%. Jika dibandingkan dengan bulan November, inflasi di akhir tahun itu mengalami kenaikan tipis.

Seperti diketahui, pada bulan November 2013, inflasi mencapai 0,12%. Sementara untuk tingkat inflasi tahunan atau year on year (yoy) hingga bulan Desember sebesar 8,38%.

Jika dibandingkan dengan inflasi tahunan bulan November mengalami kenaikan sedikit saja. Pada bulan November inflasi tahunannya mencapai 8,37%.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan, inflasi tahun 2014 diharapkan akan berada di level yang diperkirakan sebelumnya yaitu 4,5% plus minus 1%. Menurut Agus, jika inflasi di kuartal pertama tahun 2014 ini lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013, maka inflasi tahunan 2014 dapat dimulai dengan inflasi yang terkendali.

"Kalau di kuartal pertama ini akan baik dibandingkan tahun lalu, bisa dimulai dengan inflasi yang terkendali. Kalau tahun lalu suasana diskusi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) banyak diwacanakan sehingga inflasi tahun ini bisa lebih rendah," jelas Agus di Gedung BI, Jakarta, Kamis (2/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×