kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

BI: Inflasi 2014 bisa lebih terkendali


Kamis, 02 Januari 2014 / 13:00 WIB
ILUSTRASI. Salah satu proyek yang dikerjakan Acset Indonusa (ACST)


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi di bulan Desember sebesar 0,55%. Jika dibandingkan dengan bulan November, inflasi di akhir tahun itu mengalami kenaikan tipis.

Seperti diketahui, pada bulan November 2013, inflasi mencapai 0,12%. Sementara untuk tingkat inflasi tahunan atau year on year (yoy) hingga bulan Desember sebesar 8,38%.

Jika dibandingkan dengan inflasi tahunan bulan November mengalami kenaikan sedikit saja. Pada bulan November inflasi tahunannya mencapai 8,37%.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan, inflasi tahun 2014 diharapkan akan berada di level yang diperkirakan sebelumnya yaitu 4,5% plus minus 1%. Menurut Agus, jika inflasi di kuartal pertama tahun 2014 ini lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013, maka inflasi tahunan 2014 dapat dimulai dengan inflasi yang terkendali.

"Kalau di kuartal pertama ini akan baik dibandingkan tahun lalu, bisa dimulai dengan inflasi yang terkendali. Kalau tahun lalu suasana diskusi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) banyak diwacanakan sehingga inflasi tahun ini bisa lebih rendah," jelas Agus di Gedung BI, Jakarta, Kamis (2/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×