kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Belanda minta maaf atas kekerasan pasca Indonesia merdeka


Selasa, 10 Maret 2020 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Raja Belanda Willem-Alexander (kanan) dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti (kiri) berjalan setibanya di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Selasa (10/3/2020).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Raja Belanda Willem Alexander menyampaikan permohonan maaf Belanda atas kekerasan yang terjadi setelah kemerdekaan Indonesia.

Asal tahu saja setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan 17 Agustus 1945 lalu, Belanda melakukan agresi militer kepada Indonesia. Peristiwa itu memakan banyak korban jiwa.

Baca Juga: Raja Belanda Alexander bawa investasi sebesar US$ 1 miliar ke Indonesia

"Saya ingin menyampaikan penyesalan saya dan permohonan maaf untuk kekerasan yang berlebihan dari pihak Belanda di tahun-tahun tersebut," ujar Willem saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Bogor, Selasa (10/3).

Willem menegaskan, tindakan itu ia lakukan dalam keadaan sadar. Ia bilang apa yang terjadi di masa lalu tidak dapat dihapus dan perlu diakui oleh generasi setelahnya.

Pada kunjungan itu, Willem bilang, ke depan akan meningkatkan hubungan dengan Indonesia. Baik secara politik maupun secara ekonomi.

Baca Juga: Raja dan Ratu Belanda serahkan keris Pangeran Diponegoro ke Presiden Jokowi




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×