kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.672.000   -6.000   -0,36%
  • USD/IDR 16.585   -130,00   -0,79%
  • IDX 6.271   -214,85   -3,31%
  • KOMPAS100 907   -39,76   -4,20%
  • LQ45 704   -27,76   -3,80%
  • ISSI 197   -7,32   -3,58%
  • IDX30 365   -13,68   -3,62%
  • IDXHIDIV20 445   -14,85   -3,23%
  • IDX80 103   -4,03   -3,77%
  • IDXV30 108   -4,81   -4,27%
  • IDXQ30 120   -4,00   -3,23%

Belanda minta maaf atas kekerasan pasca Indonesia merdeka


Selasa, 10 Maret 2020 / 16:49 WIB
Belanda minta maaf atas kekerasan pasca Indonesia merdeka
ILUSTRASI. Raja Belanda Willem-Alexander (kanan) dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti (kiri) berjalan setibanya di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Selasa (10/3/2020).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Raja Belanda Willem Alexander menyampaikan permohonan maaf Belanda atas kekerasan yang terjadi setelah kemerdekaan Indonesia.

Asal tahu saja setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan 17 Agustus 1945 lalu, Belanda melakukan agresi militer kepada Indonesia. Peristiwa itu memakan banyak korban jiwa.

Baca Juga: Raja Belanda Alexander bawa investasi sebesar US$ 1 miliar ke Indonesia

"Saya ingin menyampaikan penyesalan saya dan permohonan maaf untuk kekerasan yang berlebihan dari pihak Belanda di tahun-tahun tersebut," ujar Willem saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Bogor, Selasa (10/3).

Willem menegaskan, tindakan itu ia lakukan dalam keadaan sadar. Ia bilang apa yang terjadi di masa lalu tidak dapat dihapus dan perlu diakui oleh generasi setelahnya.

Pada kunjungan itu, Willem bilang, ke depan akan meningkatkan hubungan dengan Indonesia. Baik secara politik maupun secara ekonomi.

Baca Juga: Raja dan Ratu Belanda serahkan keris Pangeran Diponegoro ke Presiden Jokowi



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×